Jelang sidang, penjahat perang Nazi meninggal

nazi
Image caption Laszlo Csatary dianggap bertanggungjawab terhadap pembantaian ribuan orang Yahudi.

Tersangka penjahat perang Nazi, Laszlo Csatary asal Hongaria, yang berusia 98 tahun, meninggal dunia saat menunggu proses persidangan terhadap dirinya, kata pengacaranya.

Pengacaranya, Gabor Horvath, mengatakan, Csatary meninggal dunia di rumah sakit Hongaria setelah mengidap berbagai penyakit.

Selama ini, Csatary merupakan salah-seorang penjahat perang Nazi yang paling dicari karena diduga membantu pembantaian 15.700 orang Yahudi selama Perang Dunia II di wilayah Hongaria dan Slovakia.

Horvath mengatakan, kliennya meninggal dunia pada Sabtu (10/08) pagi. "Dia telah dirawat karena masalah medis selama beberapa waktu, karena radang paru-paru, yang mengakibatkan dia akhirnya meninggal."

Csatary telah berulangkali membantah tuduhan terhadap dirinya, dengan mengatakan bahwa dia hanyalah perantara antara pejabat Hongaria dan Jerman, dan tidak terlibat dalam kejahatan perang.

Kabur ke Kanada

Image caption Seorang pelarian kamp konsentrasi, Thomas Venetianer, mengatakan keluarganya dibunuh oleh Csatary

Dia didakwa pada bulan Juni lalu oleh tim jaksa Hongaria, yang mengkaitkan perannya sebagai kepala sebuah kamp interniran bagi orang Yahudi di Kosice, sebuah kota yang saat itu di bawah kendali Hongaria, tapi sekarang berada di wilayah Slovakia.

Dalam sebuah pernyataan, jaksa mengatakan Csatary "sengaja membantu eksekusi dan penyiksaan terhadap orang-orang Yahudi yang saat itu dideportasi ke kamp konsentrasi".

Di tahun 1948, Csatary telah dijatuhi hukuman mati, walaupun dia tidak pernah hadir di persidangan, atas tuduhan melalukan kejahatan perang.

Setelah perang usai, dia melarikan diri ke Kanada dan bekerja sebagai pedagang barang-barang seni di Montreal dan Toronto.

Dia menghilang pada 1997 setelah otoritas Kanada melucuti status warga negaranya.

Sejak awal Csatary menjadi target pencarian lembaga Simon Wiesenthal Center, yang selama ini mencari orang-orang yang disebut sebagai penjahat perang Nazi, utamanya yang terkait langsung dengan pembantaian terhadap warga Yahudi.

Keberadaan Csatary berhasil dilacak di Budapest pada Juli 2012 lalu oleh wartawan surat kabar The Sun, Inggris, dengan bantuan dari lembaga Simon Wiesenthal Center, dan kemudian dia dikenakan tahanan rumah oleh otoritas hukum Hongaria.

Berita terkait