Al Jazeera luncurkan saluran di Amerika

Al Jazeera
Image caption Al Jazeera ditonton oleh lebih 260 juta rumah tangga di seluruh dunia.

Al Jazeera melebarkan sayap dengan meluncurkan saluran televisi berita di Amerika Serikat.

Al Jazeera America akan tersedia bagi hampir 48 juta rumah tangga di Amerika Serikat dengan menawarkan 14 jam siaran berita setiap hari.

Jaringan baru ini menggantikan Current TV, jaringan televisi kabel yang didirikan mantan Wapres Al Gore, yang dibeli Al Jazeera pada Januari 2013 seharga US$500 juta.

Al Jazeera America mengatakan iklan di siaran mereka akan lebih sedikit dibandingkan saluran-saluran lain, yang biasanya menayangkan 15 menit iklan dalam satu jam siaran.

Iklan di Al Jazeera America sekitar enam menit per satu jam.

Al Jazeera, induk Al Jazeera America, ditonton oleh lebih 260 juta rumah tangga di 130 negara.

Tidak berpihak

Jaringan televisi yang berpusat di Qatar ini sebelumnya gagal menarik pemirsa karena dianggap anti-Amerika.

Pada 2010 pemerintah Presiden George W Bush menuduh siaran Al Jazeera berbahasa Inggris 'sangat keras' melawan kebijakan Amerika.

Ini menyebabkan penyedia televisi kabel dan satelit di negara itu enggan menawarkan Al Jazeera kepada pemirsa di Amerika.

Al Jazeera mengatakan saluran baru akan menyiarkan liputan yang netral, yang tidak berpihak, baik untuk berita domestik maupun internasional.

"Isi siaran kami akan unik. Ditambah dengan ciri khas kami dan penelitian yang mendalam, kami yakin siaran kami akan dilihat oleh pemirsa," kata Kate O'Brian, presiden Al Jazeera America.

O'Brian mernjabat Direktur Pemberitaan ABC News sebelum memimpin Al Jazeera America.

Berita terkait