Perdagangan Nasdaq kembali normal

  • 23 Agustus 2013
nasdaq
Image caption Ini bukan pertama kalinya perdagangan saham di Nasdaq terganggu.

Perdagangan di bursa saham Amerika Serikat, Nasdaq, kembali normal setelah tertunda sekitar tiga jam karena "masalah teknis".

Otoritas terkait mengatakan masalah ada pada pendistribusian kode harga saham.

Setelah kembali normal pada 20:25 GMT, bursa saham Nasdaq ditutup naik 1% menjadi 3.102.

Sementara itu, perdagangan di bursa saham AS lainnya tidak terganggu.

Nasdaq merupakan bursa saham terbesar kedua di AS dan menjadi bursa saham elektronik terbesar di dunia. Bursa ini didominasi oleh saham perusahaan teknologi terbesar seperti Apple dan Facebook.

Komisi efek dan sekuritas di Amerika Serikat (SEC) mengatakan ingin segera bertemu dengan perwakilan Nasdaq menyusul terhentinya perdagangan ini.

"Gangguan hari ini pada perdagangan, walau diselesaikan sebelum tutup, tetap serius dan harus memperkuat komitmen kita bersama untuk mengatasi kerentanan teknologi di bursa saham," kata Ketua SEC, Mary Jo White.

Masalah masa lalu

Saham perusahaan pemilik bursa, Nasdaq OMX Group, yang juga diperdagangkan di Nasdaq, turun 3% setelah penutupan pasar.

Ini bukanlah kesalahan teknis pertama yang dialami oleh perdagangan saham AS.

Tahun lalu, perdagangan saham Facebook -yang paling ditunggu-tunggu- terpaksa ditunda karena masalah teknis.

Nasdaq setuju untuk membayar denda US$10 juta (Rp110,5 miliar) untuk menyelesaikan tuduhan sipil federal setelah regulator mengatakan sistem dan keputusan Nasdaq mengganggu transaksi.

Mereka jugamembayar US$62 juta kepada lembaga investasi yang merugi karena masalah tersebut.

Rivalnya, Bursa Efek New York, juga memiliki masalah yang sama tahun lalu ketika kesalahan perangkat lunak di Knight Capital pembuat perubahan harga besar dalam perdagangan 140 saham.

Selama suspensi Kamis (22/08), Nasdaq menyarankan perusahaan untuk mengalihkan rute perdagangan mereka di tempat lain.

Berita terkait