Remaja kurang tidur karena hormon dan ponsel

Ponsel pintar
Image caption Pemakaian ponsel bisa mengganggu jam tidur para remaja.

Para pakar di Skotlandia mengatakan lebih separuh remaja kekurangan tidur, yang disebabkan oleh perubahan hormon dan pemakaian piranti seperti ponsel dan komputer tablet.

Padahal untuk bisa tumbuh secara maksimal remaja perlu tidur sekitar sembilan jam per hari.

"Tidur jelas sangat penting. Sayangnya banyak remaja yang mengabaikannya," kata Russell Foster, guru besar di Universitas Oxford.

"Bagi remaja, waktu tidur yang cukup bisa meningkatkan kualitas hidup dan prestasi pendidikan," jelas Foster.

Penelitian menunjukkan ketika anak beranjak remaja, mereka cenderung tidur lebih larut dan bangun lebih siang, ini mungkin disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi di masa puber.

Persoalannya adalah, kata Foster, perubahan pola tidur dan bangun terganggu oleh pemakaian ponsel atau tablet.

Facebook

"Remaja tidak akan langsung bisa tidur setelah menggunakan piranti mereka, yang mereka untuk berkomunikasi atau bermain game," kata Foster.

"Mereka juga mengakses Facebook dan saling mengirim pesan hingga dini hari, yang membuat waktu tidur mereka semakin sedikit," katanya.

Situasi ini mendorong Janse Ansell, seorang psikolog mendirikan yayasan sosial Sleep Scotland, yang mendorong remaja memiliki pola tidur yang sehat.

Ansell melakukan kajian di tiga sekolah di Skotlandia, yang hasilnya memperlihatkan 52% remaja kurang tidur dan sekitar 20% mengaku tertidur di kelas setidaknya sekali dalam dua pekan terakhir.

"Kita mungkin tak memahami betapa pentingnya tidur. Tidur mempengaruhi pertumbuhan dan konsilidasi memori atau ingatan," kata Ansell.

Ia mengatakan tidur membantu mengkonsolidasi memori jangka pendek.

"Jika konsolidasi ini terganggu maka prestasi remaja di sekolah pun menjadi terpengaruh," katanya.

Berita terkait