Enam universitas top dunia ada di Inggris

  • 11 September 2013
cambridge
Image caption Universitas Cambridge berada di peringkat ke tiga di bawah MIT dan Harvard.

Enam universitas di Inggris masuk dalam daftar 20 universitas top dunia terbaru yang dikeluarkan QS World University.

King's College London kini masuk dalam daftar ini bersama dengan Cambridge, UCL, Imperial dan Oxford yang memang biasa masuk dalam 10 besar.

Tetapi John O'Leary, dari QS, memperingatkan bahwa Inggris harus lebih banyak mengeluarkan anggaran untuk pendidikan tinggi agar bisa tetap berada di jajaran top jika tidak ingin peringkatnya merosot.

Edinburgh naik ke peringkat 17 dari 21 di tahun lalu sementara King's College London masuk di peringkat 19 dari sebelumnya 26 pada tahun 2012.

Tetapi dalam daftar terbaru ini masih didominasi oleh universitas asal Amerika.

Cambridge ada di posisi ke tiga di bawah Massachusetts Institute of Technology, MIT yang memuncaki daftar dan Harvard yang ada di peringkat kedua.

University College London (UCL) dan Imperial berada di peringkat empat dan lima, sementara Oxford menduduki peringkat enam.

Sisanya diisi oleh sejumlah kampus dari Amerika Serikat.

Lulusan Inggris 'dicari'

Selain di top 20, masih ada delapan universitas Inggris lainnya yang masuk jajaran top 50 dan 18 universitas di 100 besar, dengan lulusan asal Oxford dan Cambridge yang paling banyak dipekerjakan di dunia.

"Jelas bahwa lulusan dari kampus bergengsi di Inggris dihormati oleh para pencari kerja di seluruh dunia, dan merek nama Oxbridge sejauh ini selamat dari sejumlah pemberitaan negatif seperti kenaikan iuaran dan aksi protes mahasiswa," kata Ben Sowter, kepala riset QS.

Dalam daftar ini juga menyebutkan bahwa universitas di Inggris masih kalah bersaing dengan kampus di AS terkait dengan riset.

Hanya Cambridge yang masuk dalam jajaran 30 besar kampus berbasis riset, dengan UCL, Oxford dan Imperial berada di top 50.

Menteri urusan universitas dan ilmu pengetahuan David Willetts mengatakan daftar peringkat terbaru ini "kabar fantastis bagi universitas, dosen dan mahasiswa mereka, yang kebanyakan lulusannya adalah yang paling dicari di dunia, bagaimanapun kita tidak puas sampai di sini, kita harus bekerja keras untuk tetap menjadi yang terbaik."

Dia menambahkan, "Reformasi kami terhadap pembiayaan sarjana telah menempatkan universitas pada pijakan keuangan yang berkelanjutan dan insentif terasah untuk memberikan pengalaman bagi siswa kelas dunia."

"Kami harus mengamankan pendanaan riset, mendorong universitas untuk berinvestasi dalam penelitian mutakhir dan kami membantu universitas kami untuk mengembangkan kesempatan global melalui strategi pendidikan internasional kami."

Berita terkait