Venezuela ambil alih perusahaan tisu toilet

  • 21 September 2013
toiletroll
Image caption Sewaktu langka, beberapa supermarket membatasi pembelian maksimal empat gulung.

Pemerintah Venezuela telah mengambil alih sebuah pabrik tisu toilet untuk menghindari kelangkaan produk tersebut.

Garda Nasional telah mengambil alih pabrik itu, dan petugas akan memantau produksi dan distribusi.

Awal tahun ini para pejabat memerintahkan untuk mengatasi kelangkaan kronis.

Minggu lalu Presiden Nicolas Maduro membentuk sebuah komite khusus untuk mengatasi masalah ini. Atas kejadian ini, pemerintah menyalahkan pada pedagang yang dinilai tidak bermoral.

Pemerintah memerintahkan pendudukan sementara pabrik Manpa di negara bagian Aragua, demikian laporan radio pemerintah AVN.

Penimbunan

Dalam tweet pada hari Kamis (19/09) kemarin, Wakil Presiden Venezuela, Jorge Arreaza, mengatakan pihak berwenang akan "tidak mengizinkan penimbunan komoditas penting, atau terjadinya kesalahan dalam proses produksi dan distribusi."

Menteri Perdagangan, Alexander Fleming, mengatakan pendudukan pabrik sesuai dengan hukum di Venezuela.

Venezuela menghadapi inflasi yang paling tinggi di kawasan Amerika Latin dengan tingkat sekitar 25%.

Mata uangnya, Bolivar, sudah berulang lali mengalami devaluasi, yang terakhir adalah pengurangan nilai sebesar 32% pada Februari 2013.

Berita terkait