Bollywood dinilai kurang imajinatif

  • 29 September 2013
germany bollywood
Image caption Tarian dan nyanyian menjadi ciri khas dalam kebanyakan film Bollywood.

Aktor Bollywood yang berperan dalam film Slumdog Millionaire, Irrfan Khan, mengkritik industri film India, Bollywood, telah kehilangan kreativitas.

"Saya rasa lagu-lagu telah digunakan dengan cara yang tidak imajinatif," katanya dalam program BBC, Asian Network.

"Pada masa tahun 50 dan 60-an, kami punya bahasa unik tersendiri dan lagu-lagu sangat imajinatif hingga menjadi kekuatan dari sebuah film."

"Kini kami telah merasa puas, dan lagu menjadi semacam beban."

"Itulah mengapa menonton dari negara-negara barat tidak merasa terhubung," ia menambahkan. "Tidak ada kredibilitas."

Khan telah bermain dalam lebih dari 100 film termasuk dalam film hit Bollywood. Sementara film berbahasa Inggris yang ia bintangi termasuk Life Of Pi dan The Amazing Spider-Man.

Menghindari film ringan

Ia berbicara kepada presenter BBC Asia Network, Bobby Friction, dalam perayaan ke seratus tahun pemutaran film perdana di bioskop India: film Raja Harishchandra, yang secara luas diakui sebagai film bisu pertama di bioskop India dan dirilis pada 3 Mei 1913.

Image caption Khan berperan sebagai polisi dalam film peraih Oscar Slumdoh Millionaire.

Aktor berusia 46 tahun yang juga membintangi adaptasi Hindi dari Macbeth ini mengatakan sepanjang karirnya ia telah mencoba menghindari film kacangan.

"Ada film yang seperti one night stand: Anda dimanjakan dan Anda lupa. Saya tidak begitu menikmati film-film macam itu," kata Khan.

"Saya mencoba bermain dalam film yang meninggalkan dampak, yang berbicara kepada Anda dan yang terus datang kembali kepada Anda setelah Anda melihat mereka, saya lebih memilih film yang memiliki hubungan panjang.

Khan terakhir bermain dalam film Lunchbox dimana ia berperan sebagai seorang akuntan kesepian dan tanpa sengaja memakan kotak makan siang yang ditujukan untuk rekan kerjanya.

Film ini menjadi satu-satunya film India yang mengikuti kompetisi Festival Film London bulan depan.

Berita terkait