Kelompok agama 'siar Injil' di sekolah

Injil
Image caption Para orangtua mengeluh adanya siar agama di sekolah-sekolah.

Masyarakat Sekuler Nasional (NSS) Inggris mengatakan beberapa kelompok mengadakan pertemuan dan klub Injil di sekolah-sekolah.

NSS mengatakan laporan disusun karena jumlah orangtua yang melapor ke Masyarakat Sekuler Inggris meningkat belakangan.

Mereka, menurut NSS, mengkhawatirkan adanya para pengunjung dari luar sekolah yang melakukan kegiatan evangelisme dan pemurtadan agama.

Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC Judith Burns, kegiatan tersebut dianggap tidak pantas dan tidak disambut di sekolah-sekolah umum.

"Kami telah menyelidiki hal ini dan menemukan banyak materi yang menunjukkan bahwa kekhawatiran orang tua bukan masalah tersendiri," kata NSS seperti dilaporkan oleh Judith Burns.

Dalam banyak kasus, lapor Burns, organisasi-organisasi evangelis Kristen menawarkan diri untuk memberikan pelajaran agama dan menyelenggarakan ibadah di sekolah.

Kewajiban sekolah untuk mengajarkan pelajaran agama dan menyelenggarakan suatu bentuk ibadah di sekolah, menurut Masyarakat Sekuler Nasional, membukakan pintu bagi sebagian organisasi keagamaan yang berniat menyebarkan agama.

Pengaduan

Kekurangan sumber daya di sekolah untuk menunjang pelajaran agama mendorong para kepala sekolah menerima bantuan dari kelompok-kelompok agama dari luar sekolah.

Seorang orang tua murid menuturkan ia menyadari terdapat kunjungan reguler kelompok evangelis di sekolah anaknya yang merupakan sekolah nonagama di Sheffield.

Menurutnya, kelompok tersebut "menganut agenda yang sangat konservatif dan mengusung agenda penyebaran Injil".

NSS mengaku telah menulis surat kepada Menteri Pendidikan Michael Gove agar pemerintah segera menerbitkan panduan nasional mengenai pengunjung dari luar sekolah, khususnya dari kalangan kelompok agama.

Pemerintah Inggris menegaskan belum menerima bukti yang mendukung klaim bahwa terdapat kegiatan evangelis di sekolah-sekolah. Pemerintah juga mengaku belum ada pengaduan terkait hal itu.

Berita terkait