Catton pemenang termuda Man Booker Prize

Elenoe Catton
Image caption Eleanor Catton lahir pada 24 September 1985 di Kanada dan dibesarkan di Selandia Baru.

Penulis asal Selandia Baru, Eleanor Catton, pada usianya yang ke 28, menjadi penulis termuda yang memenangkan penghargaan Man Booker Prize dengan hadiah £50,000.

Novel The Luminaries yang bercerita tentang tambang emas di abad ke 19, juga menjadi buku dengan halaman terbanyak (832 halaman) yang memenangkan penghargaan tersebut.

"Ini adalah pekerjaan yang mempesona. Ini adalah pekerjaan yang berkilau," kata Robert Macfarlane, ketua juri.

"Anda mulai [membacanya] dan Anda berpikir Anda berada dalam cengkeraman raksasa besar," kata Macfarlane, menambahkan bahwa apa yang dia baca selanjutnya adalah "narasi yang berakselerasi dengan pergantian alur yang cepat".

Catton diumumkan sebagai pemenang pada Selasa malam di Guildhall London.

Walau karyanya dipuji, Catton mengaku bahwa The Luminaries merupakan "sebuah mimpi buruk bagi para penerbit", katanya ketika mengambil penghargaan.

Pasalnya, buku ini memiliki struktur yang terbilang rumit.

Hadiah, yang diumumkan secara langsung di BBC News Channel, dibawakan tahun ini oleh istri Pangeran Charles, Camilla, yang bergelar Duchess of Cornwall.

Para penulis lain yang dinominasikan adalah NoViolet Bulawayo lewat We Need New Names; Jim Crace, untuk Harvest; Jhumpa Lahiri, untuk The Lowland; Ruth Ozeki, untuk A Tale for the Time Being; dan Colm Toibin, untuk The Testament of Mary.

Man Booker Prize merupakan penghargaan buku terkenal di Inggris. Mulai tahun depan mereka akan melibatkan penulis dari Amerika untuk pertama kali.

Berita terkait