Saudara Emir Qatar dinobatkan sebagai tokoh berpengaruh di seni

  • 24 Oktober 2013
Sheikha Al-Mayassa bint Hamad bin Khalifa Al-Thani
Image caption Sheikha Al-Mayassa adalah saudara perempuan emir Qatar.

Survei terbaru menempatkan Kepala Otoritas Museum Qatar, Sheikha al-Mayassa al-Thani, sebagai tokoh yang paling berpengaruh di bidang seni kontemporer dunia.

Sheikha al-Mayassa al-Thani menduduki posisi paling atas di daftar Power 100 yang diadakan tahunan oleh majalah Art Review.

Majalah Art Review mengatakan Sheika al-Mayassa berhak menempati posisi paling atas karena lembaganya telah menjalankan program besar-besaran untuk membeli benda-benda seni dari berbagai rumah lelang di seluruh penjuru dunia.

Menurut Art Review, Otoritas Museum Qatar membelanjakan dana rata-rata US$1 miliar per tahun untuk membeli benda-benda seni yang kemudian disimpan di berbagai museum di negara itu.

Wartawan BBC bidang seni Vincent Dowd melaporkan saudara emir Qatar ini pertama kali muncul di daftar Power 100 versi Ari Review dua tahun lalu dan tahun lalu dia menempati peringkat 11.

Tujuan seni

Melejitnya nama Sheikha Al-Mayassa tahun ini menunjukkan betapa penting kedudukan Qatar di bidang seni.

"Pemerintah semakin memusatkan perhatian agar negara itu mempunyai koleksi seni modern dan kontemporer kelas dunia," jelas Dowd.

Selain Museum Seni Islam di Doha, Qatar juga mempunyai Mathaf, Museum Seni Modern Arab dan juga proyek-proyek baru yang sedang berjalan.

Sheikha Al-Mayassa, lapor Vincent Dowd, berambisi menjadikan ibukota Qatar, Doha, sebagai tujuan penting bagi pecinta seni seperti New York dan London pada saat ini.

Meskipun Sheikha Al-Mayassa menduduki posisi nomor satu di antara tokoh-tokoh penting di bidang seni, sosoknya tidak banyak diketahui umum.

Dan hal itu, kata Dowd, menunjukkan bahwa Qatar telah menjadi pemain penting di dunia seni dalam waktu singkat.

Berita terkait