Karya lukis Banksy dilelang untuk amal

  • 1 November 2013
Karya seni Bansky
Image caption Tak jelas kenapa Banksy memilih tentara Nazi dalam lukisan ini.

Artis grafiti ternama Inggris, Banksy, memoles ulang sebuah lukisan cat minyak yang dibelinya dari sebuah toko amal di New York, sebelum mengembalikannya ke toko itu untuk dilelang.

Artis pendobrak ini menambahkan sosok seorang tentara Nazi dalam sebuah lukisan pemandangan yang diberi judul Banalnya Iblis.

Banksy mulanya membayar lukisan lansekap itu senilai $50 (Rp550 ribu) kepada toko hemat Housing Works, yang menjual barang-barang sumbangan untuk mendanai kampanye untuk kepentingan kalangan tunawisma dan AIDS.

Setelah dikembalikan lukisan ini diperkirakan akan laku dilelang dengan harga ratusan ribu dolar.

Tawaran di rumah lelang Goodstood dimulai dari $310.200 (Rp5,6 miliar) dan lelang dilangsungkan selama 14 jam sebelum forum ditutup.

"Bisa terjual sampai satu juta dolar atau malah lebih karena sudah banyak dihebohkan," kata Elizabeth von Habsburg, direktur pengelola pada rumah taksir benda seni Winston Art Group.

Sementara lukisan tersebut, saat ini masih nampak dari kaca etalase toko amal di Jalan East 23rd New York, sudah mendapat banyak sambutan positif, kata staf toko itu.

Image caption Lukisan Banksy dipajang di toko amal ini menjelang lelang.

Dalam lukisan itu nampak sebentuk gunung yang juga dilatari perairan, di mana Banksy melukis seorang tentara sedang menikmati pemandangan.

"Saya senang keuntungan dari benda ini akan disumbangkan untuk tujuan yang baik apa pun lukisan di dalamnya," kata Archer Brady yang bekerja di toko yang beruntung itu.

Banksy adalah tokoh seni yang memilih tetap menyembunyikan nama aslinya sejak mulai muncul di pentas seni dunia tahun 1993.

Sepanjang Oktober lalu ia tinggal di New York sebagai bagian dari penampilannya dalam kampanye menciptakan karya seni baru tiap hari, yang diberi judul seri Better In Than Out (Lebih baik di dalam ketimbang di luar).

Karya-karya itu tiba-tiba muncul di lokasi-lokasi tak terduga di sekeliling kota, mulai dari karya stensil tentang tikus di sebidang dinding di Brooklyn hingga pembuatan patung maskot McDonald, Ronald McDonald, yang digambarkan mendapat layanan semir sepatu di Bronx.

Awal pekan ini sang artis juga merilis sebuah artikel di website-nya menyerukan kritik terhadap desain gedung World Trade Center yang disebutnya sebagai 'bencana'.

Karya seni Bansky sebelumnya sudah terjual antara $1,87 juta menurut rumah lelang Sotheby's.

Berita terkait