Siapakah korban kekerasan di Facebook?

  • 4 November 2013
Korban kartel narkoba
Image caption Sejumlah korban kartel narkoba di Meksiko diketahui identitasnya

Video seorang perempuan yang dipenggal kepalanya di Meksiko pada Oktober lalu, memicu protes ketika Facebook sempat menolak mencabut video tersebut dari situsnya.

Laporan mengenai video tersebut sudah mencapai ratusan, tetapi mengapa belum ada yang mengidentifikasikan korban tersebut?

Dalam cuplikan video tersebut, perempuan tersebut tengah berlutut dan menggunakan jins serta pakaian berwarna pink, sebelum seorang pria yang membawa pisau berdiri dibelakangnya mengatakan dengan suara yang kasar, "Jadi, saudara-saudara, ini yang akan terjadi pada semua di Kartel Narkoba, atas nama Los Zetas."

Bagian terakhir cuplikan video sekitar 40 detik berisi pembunuhan berdarah dingin, yang memicu kontroversi internasional beberapa waktu lalu, ketika dimuat di Facebook.

"Tidak bertanggung jawab" merupakan kata yang digunakan Perdana Menteri Inggris David Cameron, mengenai kebijakan media sosial yang mengijinkan video tersebut diunggah.

Setelah terjadi perdebatan selama sehari, Facebook akhirnya memutuskan untuk mencabut video tersebut dari situsnya.

Sejumlah situs yang bertujuan mengunggah video "pembunuhan" atau eksekusi ke Facebook misalnya, ditemukan dengan mudah, terutama di Meksiko.

Belum ada penyelidikan

Image caption Setelah menuai kontroversi akhirnya Facebook mencabut video kekerasan.

Meskipun korban dapat diidentifikasi dengan jelas dan barangkali seseorang di suatu tempat di Meksiko mestinya dapat mengenalinya - sebagai istri, anak atau saudara perempuan - belum ada yang menyebutkan namanya.

BBC berupaya memastikan, tidak ada penyelidikan yang dilakukan di Meksiko untuk menemukan identitas perempuan tersebut atau mencari pelaku pembunuhan.

"Tempat tersebut bisa digunakan untuk memulai (sebuah penyelidikan) oleh polisi," kata Dr George Grayson, salah seorang penulis dunia yang menulis buku tentang organisasi kriminal.

Tetapi masalahnya, meski polisi setempat bekerja untuk masyarakat pada siang hari, pada malam hari mereka bekerja untuk kartel.

Dia mengatakan kekhawatiran yang muncul alat kekuasaan itu digunakan oleh kelompok Zetas dan saingan mereka.

"Masyarakat menolak untuk melaporkan kejahatan, meskipun kejahatan yang keji. Upaya negara tidak cukup untuk memberantas korupsi dan kerjasama mereka dengan kartel narkoba."

Meski begitu, perempuan yang tidak beruntung dalam film yang kontroversial tak diketahui namanya dan identitas itu disebut "Jane Doe".

Dalam melacak identitas perempuan yang menjadi korban di Facebook tersebut, sulit untuk melacak di lokasi mana pembunuhan terjadi dan otoritas mana yang bertanggung jawab untuk melakukan investigasi terhadap kasus pembunuhannya.

BBC berencana untuk menghubungi Komisioner Keamanan Nasional Meksiko, Manuel Mondragon, dan mengajukan pertanyaan mengenai keamanan dan penyelidikan kasus kekerasan yang unggah ke Facebook tersebut.

Tetapi kantor komisioner keamanan belum memberikan konfirmasi kepada BBC untuk melakukan wawancara ataupun memberikan komentar tentang video tersebut.

Berita terkait