Batman ditangkap di Singapura

batman
Image caption Ini dipercaya sebagai kartu identitas Batman bin Suparman.

Seorang pria keturunan Jawa dengan nama yang tidak biasa - Batman bin Suparman - dipenjara atas kasus pencurian dan narkotika di Singapura.

Pria berusia 23 tahun ini kemudian menjadi perbincangan di sosial media karena namanya yang menggabungkan nama dua pahlawan super, batman dan Superman.

Batman ditangkap setelah mencuri uang dari sebuah toko dan menggunakan kartu debit saudaranya untuk mengambil uang.

Jauh sebelum kasus ini, pada 2008, foto kartu identitas Singapura yang dimiliki oleh Batman bin Suparman sudah menjadi populer di media sosial.

Foto itu diambil oleh blog Gizmodo dan terus disebarkan di internet lebih dari 300 kali, ada lebih dari 15.000 tweet yang mentautkan namanya. Sebuah halaman Facebook telah dibuat untuk dirinya dengan dikuti oleh 11.000 orang.

Batman bin Suparman berasal dari Jawa dan nama Suparman memang sangat umum, kata Ben Zimmer, kolumnis bahasa di Wall Street Journal, yang pernah bekerja di Indonesia dan juga sempat menulis tentang Suparman.

Namun nama depannya, Batman, memang agak sulit untuk dijelaskan. Namun kata Zimmer, nama ini memang tidak biasa di Jawa.

Penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa orang tuanya memilih nama ini sebagai kejenakaan - Batman merupakan pahlawan super yang populer di Indonesia dan orang Indonesia sering bermain-main dengan nama yang mereka pilih, kata Zimmer.

"Saya melihat nama ini sebagai nama yang menarik karena mensejajarkan penamaan lokal dengan budaya pop Barat."

Zimmer mengatakan ia sedih mendengar berita penangkapan Batman. Ia yakin salah satu alasan ia menjadi bintang di media sosial adalah karena bagaimana betapa muda dan polos penampilannya.

Berita terkait