Telepon bisa digunakan di pesawat Eropa

Pesawat terbang
Image caption Petunjuk EASA berlaku untuk semua pesawat maskapai penerbangan Eropa.

Eropa akan melonggarkan peraturan penggunaan peralatan elektronik dalam penerbangan menyusul kebijakan yang ditempuh Amerika Serikat.

Selama ini telepon genggam, komputer tablet, dan peralatan lainnya tidak boleh digunakan saat lepas landas dan mendarat walau diizinkan selama dalam penerbangan.

Namun Badan Keselamatan Penerbangan Eropa, EASA, sudah menerbitkan petunjuk yang mengatakan peralatan elektronik kini boleh digunakan sejak lepas landas hingga mendarat.

Bagaimanapun EASA menetapkan bahwa peralatan harus dalam status 'moda penerbangan' yang artinya penumpang tidak bisa menerima pesan suara maupun teks.

Hal itu untuk mencegah kemungkinan bercampurnya gelombang radio dengan peralatan penerbangan di ruang kemudi.

Bagaimanapun langkah ini merupakan kemajuan, yang diperkirakan bisa mengarah pada penggunaan sepenuhnya peralatan elektronik pribadi tersebut.

"Ini merupakan langkah besar dalam proses perluasan kebebasan untuk menggunakan peralatan elektronik pribadi di dalam pesawat tanpa mengganggu keselamatan," tegas Direktur Eksekutif, EASA, Patrick Ky.

Petunjuk EASA ini berlaku untuk semua pesawat yang dikelola oleh maskapai penerbangan Eropa dan kemungkinan akan mulai diterapkan bulan Desember.

Bulan lalu otoritas penerbangan Amerika Serikat mengizinkan penggunaan telepon genggam dan peralatan elektronik lainnya saat lepas landas dan mendarat.

Kebijakan itu diambil setelah kajian mempelihatkan bahwa sebagian besar pesawat terbang komersil bisa mengatasi gelombang radio dari peralatan elektronik pribadi seperti itu.

Berita terkait