Foto rumah Presiden Zuma tetap diterbitkan

Afrika Selatan
Image caption The Times menggunakan judul yang menantang peringatan pemerintah.

Sejumlah surat kabar Afrika Selatan tetap menerbitkan foto rumah Presiden Jacob Zuma walau sudah diingatkan bisa melanggar undang-undang keamanan.

Rumah presiden di Nkandla menjadi perdebatan karena muncul berita pemerintah menggunakan dana publik sebesar US$19 juta atau sekitar Rp2 miliar untuk memperbaikinya.

Hari Kamis (21/11) Menteri Keamanan Negara, Siyabonga Cwele, mengatakan setiap orang yang menerbitkan gambar atau potongan video kompleks perumahan itu menghadapi risiko ditangkap.

Namun para redaktur media Afrika Selatan mengatakan peringatan 'tidak bisa diterima akal sehat'.

Koran The Times bahkan menggunakan judul berita 'Tangkap saja kami' di atas foto dari rumah beratap jerami tersebut.

Sementara The Star menerbitkannya dengan garis silang berwarna merah dan judul 'Berpalinglah! Hal yang menteri tidak ingin Anda lihat'.

Peringatan pemerintah tersebut juga mengundang kemarahan umum di sosial media dan foto rumah bersangkutan juga dipajang di Twitter.

Saat mengeluarkan peringatan Siyabonga Cwele berpendapat peringatan terkait dengan masalah keamanan.

"Tidak pernah dilakukan di mana pun. Kami tidak melihat foto Gedung Putih yang mengandung unsur-unsur keamanan. Tidak dilakukan di negara demokrasi."

Berita terkait