Jalan tol kontroversial Afrika Selatan dibuka

jalan tol Afrika Selatan
Image caption Pembukaan jalan tol tertunda bertahun-tahun akibat protes dan masalah legal.

Warga di Afrika Selatan harus membayar bila menggunakan sejumlah jalan tersibuk di negara itu dengan sistem jalan tol yang mulai diterapkan Selasa (03/12).

Jalan tol sejauh 200 kilometer itu menghubungkan dua kota terbesar di Afrika Selatan, Johannesburg dan ibukota Pretoria.

Kendaraan umum termasuk bus dan taksi mendapat perkecualian untuk pembayaran jalan tol ini.

Pemerintah mengatakan langkah ini merupakan satu-satunya cara bagi Afrika Selatan untuk mengembangkan prasarana dan memenuhi kebutuhan rakyat.

Namun para pengguna jalan mengatakan langkah itu merupakan cara pemerintah mendapatkan dana tambahan.

Sejumlah kalangan menyerukan boikot penggunaan jalan tol tersebut.

Pembayaran jalan tol ini juga menyebabkan ketegangan antara partai Presiden Jacob Zuma, Kongres Nasional Afrika dan federasi buruh yang mendukung partai pemerintah sejak berakhirnya apartheid tahun 1994.

Dana yang didapat dari jalan tol akan digunakan untuk membayar pinjaman sebesar US$2 miliar yang digunakan untuk memperbaiki jaringan jalan tersibuk di Afrika.

Pemerintah mengatakan mereka yang menolak pembayaran akan menghadapi dakwaan kriminal.

Berita terkait