Elton John kritik hukum anti gay di Rusia

Elton John
Image caption Elton John mempublikasikan dirinya gay pada 1988 lalu dan menikahi pasangannya dan memiliki dua anak.

Elton John mendesak Rusia untuk mengakhiri diskriminasi terhadap gay ketika tampil dalam konser di Moskow.

Penyanyi Inggris itu mengatakan dia "sedih mengetahui" adanya hukum yang melarang "propaganda homoseksual" terhadap remaja.

Kritik menyebutkan peraturan tersebut dapat digunakan untuk melarang acara yang berkaitan dengan hak kelompk gay.

Sir Elton menjadi bintang hiburan dari negara Barat pertama yang diketahui mendukung hak-hak gay di Rusia sejak undang-undang tersebut ditandatangani Presiden Vladimir Putin pada Juni lalu.

Tahun lalu, Madonna dan Lady Gaga dalam konser di Saint Petersburg juga menyatakan menentang aturan lokal yang serupa.

Dilaporkan penyanyi tersebut menghentikan konsernya sejenak pada Jumat lalu, untuk menunjukkan sikapnya terhadap undang-undang anti gay tersebut.

"Menurut pendapat saya, itu tidak manusiawi dan mengasingkan," kata dia.

Konser tersebut didedikasikan kepada Vladislav Tornovoi, seorang laki-laki berusia 23 tahun yang tewas karena dianiaya dan dibunuh di bagian selatan kota Volgograd pada awal tahun ini, seperti disampaikan oleh kantor berita Rusia Interfax.

Sir Elton juga akan menggelar konser di kota Volga pada Sabtu (7/12).

Promotor dari Rusia yang mendatangkan Elton John, SAV Entertainment, telah mengatakan dua konser lainnya akan tetap digelar sesuai rencana, meskipun adanya kekhawatiran mengenai negara tersebut menerapkan hukum yang keras terhadap hak-hak gay.

"Meskipun adanya isu yang menyebar di internet dan media bahwa konser Elton John akan dibatalkan, tetapi penyelenggara memastikan bahwa Elton John akan tetap tampil di Moskow dan Kazan sesuai dengan rencana," kata mereka.

Elton John secara terbuka mengakui dirinya gay pada 1988 dan menikah dengan David Furnish, dan memiliki dua anak yang dilahirkan melalui ibu pengganti.

Berita terkait