Pilot Cina harus bisa mendarat saat berkabut

  • 12 Desember 2013
Beijing
Image caption Kondisi Beijing sering berkabut akibat tingginya polusi udara.

Para pilot Cina yang sering terbang melintasi udara berkabut di Beijing harus mampu mendarat dengan kondisi pandangan jarak rendah, menurut otorita penerbangan Cina.

Mulai Januari depan, kapten penerbangan dari 10 bandara tersibuk Cina -termasuk Guangzhou, Shanghai, Chengdu- harus mampu mendarat di ibukota saat jarak pandang hanya sekitar 400 meter.

Saat ini, pesawat-pesawat sebagian besar dialihkan ke bandara lain bila udara berkabut.

Bandara internasional Beijing baru-baru ini disebut sebagai bandara terburuk di dunia karena seringnya terjadi penundaan penerbangan.

Saat ini tercatat hanya sekitar 18% penerbangan dari Beijing yang berangkat tepat waktu, menurut perusahaan yang mengawasi penerbangan FlightStats.

Banyak pesawat yang ditunda atau dibatalkan karena kabut, akibat tingginya polusi udara di ibukota Cina itu.

Namun para pejabat Cina sering menyebut penundaan itu akibat cuaca dan bukannya polusi.

Sudah tersedia alat pendaratan yang memungkinkan pesawat mendarat secara otomatis dengan panduan pilot.

Para pakar mengatakan teknologi itu dapat membantu keselamatan penerbangan namun memerlukan pelatihan tambahan bagi para pilot.

Berita terkait