Hemat belanja karena berkebun

  • 15 Desember 2013
Image caption Jakarta Berkebun mengajarkan anak-anak menanam bibit pada Minggu (15/12).

Banyak cara menghabiskan akhir pekan, jika sudah bosan berbelanja ke pusat perbelanjaan, mungkin berkebun bisa jadi aktivitas alternatif yang menyenangkan bersama keluarga.

Erin Cita Rahayu, 26 tahun, jatuh cinta dengan kegiatan tanam menanam ketika dia bergabung dengan komunitas Jakarta Berkebun sekitar 10 bulan lalu.

"Saya awalnya tidak suka berkebun, tetapi melihat mereka bisa, akhirnya saya coba-coba. Tentu banyak gagalnya, ada yang busuk, mati, atau lupa siram," katanya kepada wartawan BBC Indonesia, Christine Franciska, dalam acara Tanam Hore, Komunitas Jakarta Berkebun, Minggu (15/12).

"Tetapi karena banyak yang memberi ilmu, saya bisa juga dan ternyata seru!" kata Erin yang di rumahnya rajin menanam pokcoy, sawi, tomat, cabe, jeruk limau, dan sirih ini.

Selain menyenangkan, Erin mengatakan kegiatan berkebun juga bisa menghemat uang belanja. "Sudah tiga bulan ini saya sudah tidak beli tomat dan cabai lagi. Petik sendiri di rumah," sambungnya.

Hal senada diungkap Ida Amal, 50 tahun. "Kalau kita bisa menanam secara berkelanjutan di rumah sebulan kita sudah tidak perlu belanja sayur lagi."

Semua bisa

Menurut Ida yang aktif berkegiatan di komunitas Banten Berkebun, siapa saja pasti bisa menanam walau diperkotaan rumah-rumah cenderung memiliki lahan yang terbatas.

"Kalau tidak ada lahan, bisa pakai pot, poly bag, kaleng bekas, kantong kresek bekas, atau plastik bekas yang dilubangi. Prinsip dasarnya pastikan tanah dicampur kompos satu banding satu."

"Sebagai permulaan, bisa menanam kangkung dan bayam. Ini paling gampang dan dalam 21 sampai 30 hari sudah bisa panen."

"Selanjutnya, bisa tambah dan tanam bergantian. Tanam caisim, tomat, terong, buncis, sawi, dan lainnya. Sepuluh pot di rumah, sebulan sudah tidak usah belanja."

Jakarta Berkebun merupakan komunitas yang rajin memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami beragam sayur-sayuran. Dalam naungan Indonesia Berkebun, gerakan ini sudah merambah ke sekitar 27 kota dan empat kampus di Indonesia.

Image caption Bayam dan kangkung merupakan sayuran yang paling mudah ditanam.
Image caption Hasil panen biasanya dibagi-bagi ke sesama anggota dan warga di sekitar.

Berita terkait