Lansia di Inggris alami kekurangan gizi

  • 22 Desember 2013
Lansia
Hampir satu juta orang lansia usia 65 tahun keatas di Inggris kekurangan gizi

Sebuah proyek untuk meningkatkan kepedulian terhadap kecukupan nutrisi orang lanjut usia diluncurkan di Inggris.

Hampir satu juta orang berusia diatas 65 tahun dilaporkan menderita kekurangan nutrisi, seperti disampaikan oleh lembaga sosial Age UK, sebagian besar hidup dalam sebuah komunitas.

Proyek tersebut akan mengidentifikasikan individu dalam kelompok dan mendukung mereka yang membutuhkan makanan yang layak.

Age UK, yang memimpin proyek tersebut, mengatakan program tersebut akan memastikan setiap orang mendapatkan makanan yang cukup.

Proyek untuk mencegah malnutrisi akan dimulai pada Januari nanti.

Awalnya akan dilakukan di lima wilayah, termasuk Lambeth di London Selatan dan Salford, dan melibatkan rumah sakit, para dokter, layanan sosial dan kelompok masyarakat.

Proyek tersebut akan menyasar orang lanjut usia dengan berat badan rendah dan mereka yang kehilangan berat badan secara tiba-tiba tanpa ada upaya penurunan- yang menunjukkan adanya masalah dalam tubuh mereka.

Bagaimanapun, riset menunjukan bahwa 93% orang lanjut usia mengalami kekurangan gizi.

Satuan tugas yang terdiri dari sejumlah organisasi dan bagian dari komunitas yang peduli dengan masalah tersebut akan bekerja sama.

"Kami ingin meningkatkan kepedulian dan mencari jalan yang termudah bagi kita semua untuk mengidentifikasi masalah tersebut jadi kami dapat mengatasinya," kata McCullough.

Menteri Kesehatan Dan Poulter mengatakan: "Banyak orang berpikir kekurangan gizi merupakan masalah yang hanya dihadapi oleh negara dunia ketiga."

"Tetapi kenyataannya bahwa lebih dari tiga juta orang di Inggris memiliki potensi mengalami kekurangan gizi - banyak diantara mereka lemah dan lanjut usia."

Dia mengatakan aksi untuk mencegah kekurangan gizi dibutuhkan, agar orang lanjut usia mendapatkan perawatan yang lebih baik dan mendapatkan dukungan didalam rumah dan komunitas mereka.

Berita terkait