Suvenir bola salju ditemukan pada 1900

Bola salju
Image caption Bola salju terinspirasi dari lampu yang dipakai oleh tukang sepatu di Austria.

Bola salju, salah satu suvenir yang sangat populer, ternyata ditemukan secara tidak sengaja oleh warga Austria bernama Erwin Perzy.

Kisahnya berawal pada 1900 ketika Perzy melakukan eksperimen untuk membuat bola lampu yang lebih cerah.

Pada zaman itu bola lampu memang jauh lebih redup bila dibandingkan dengan bola lampu modern.

Perzy mengamati tukang sepatu yang biasanya bekerja dengan bantuan pencahayaan lilin.

Tukang-tukang sepatu ini menempatkan lilin di dalam bola kaca yang berisi air untuk mendapatkan efek yang lebih terang.

Erzy lantas menempatkan bola kaca berisi air di depan bola lampu.

Berbagai desain

Pada suatu hari Erzy menemukan serbuk putih, semolina, bahan untuk membuat makanan bayi. Ia menaruh bahan ini ke bola kaca berisi air, yang ketika bergerak dari atas ke bawah terlihat seakan-akan seperti salju yang turun dari angkasa.

Dan lahirlah gagasan untuk membuat bola salju, kata cucu Erzy, Erwin Perzy III.

Perzy mendirikan perusahaan pada 1905 dan 108 tahun kemudian perusahaan masih berdiri dan terus berkembang.

Meski hanya memiliki 30 karyawan, sebagian bekerja dari rumah, perusahaan ini mampu menghasilkan 200.000 bola salju per tahun.

Desainnya pun berkembang, dari gereja, manusia salju, Big Ben, hingga keluarga Presiden Obama.

Berita terkait