Inggris akan daftarkan implan payudara

  • 29 Desember 2013
breast implant
Cara pemasaran implan payudara dinilai tidak bertanggung jawab.

Inggris berencana akan mendaftarkan setiap operasi implan payudara yang dlakukan di negara itu untuk membenahi maraknya praktek yang menjamur, kata para pejabat setempat.

Mereka mengatakan upaya ini akan membersihkan praktek "industri koboi" dan ikut campur rangan dalam membereskan "praktek kotor."

Menteri kesehatan di Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara akan memutuskan apakah mereka ingin bergabung dalam sistem baru ini.

Upaya ini dinilai sebagai angin segar untuk mengakhiri era iklan ataupun kompetisi yang berhadiah "memenangkan operasi payudara."

Industri prosedur bedah kosmetik di Inggris secara diam-siam telah menjamur. Industri ini bernilai £750 juta di Inggris pada tahun 2005 dan meningkat menjadi £2,3 miliar pada 2010.

Namun skandal rusaknya implan plastik buatan perusahaan Prancis Poly Implant Prothese (PIP) menyebabkan ketakutan global yang mempengaruhi 300.000 perempuan.

Tidak bertanggung jawab

Inggris digambarkan sebagai "zona bebas data" terkait kurangnya catatan tentang yang perempuan telah menanamkan implan buatan PIP dan apa yang telah terjadi pada mereka.

Dr Dan Poulter, menteri kesehatan England, mengatakan kepada BBC: "Skandal implan PIP telah menunjukkan jalan kepada praktik industri koboi di mana ada beberapa praktek kotor.

"Apa yang perlu kita lakukan adalah lebih efektif melacak kualitas implan dan memastikan bahwa ketika sesuatu yang salah dengan implan ini kita dapat bertindak secepat mungkin. Melakukan registrasi akan membantu kita melakukan itu."

Departemen Kesehatan juga telah bekerjasama dengan otoritas standar periklanan setempat (ASA) untuk mencegah adanya "pemasaran yang tidak bertanggung jawab" seperti paket beli satu dapat satu dan kompetisi bagi para pria untuk memenangkan operasi implan payudara bagi pacar mereka.

Berita terkait