Saham Apple turun hampir 9%

  • 28 Januari 2014
Apple Hak atas foto AFP
Image caption Pendapatan Apple di kawasan Cina -termasuk Taiwan dan Hong Kong- meningkat 29%.

Harga saham raksasa teknologi Apple turun hampir 9% beberapa jam setelah diperdagangkan antara lain karena keuntungan yang tidak meningkat dalam tiga bulan hingga Januari.

Walau pendapatan di atas perkiraan awal, keuntungan tetap pada U$13,1 miliar sepanjang Oktober hingga Januari.

Apple mengatakan berhasil menjual rekor 51 juta iPhone dan 26 juta iPad, akan tetapi mereka menurunkan sasaran penjualan untuk 2014 yang membuat para investor agak cemas.

"Kami sangat senang dengan rekor penjualan iPhone dan iPad," kata bos Apple, Tim Cook, dalam sebuah pernyataan.

Untuk tahun 2014, Apple mengharapkan pendapatan antara US$42 miliar hingga US$44 miliar, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Salah satu pasar yang berkembang pesat, adalah kawasan Cina -termasuk Taiwan dan Hong Kong- dengan peningkatan pendapatan 29% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Apple mulai dipasarkan di pasar Cina secara resmi pada tangal 17 Januari.

Namun secara umum, pendapatan Apple di kawasan Asia-Pasific turun 9%, yang antara lain disebabkan fluktuasi mata uang, khususnya yen Jepang.

Sementara total penjualan iPod -yang dulu merupakan salah satu ikon Apple- turun sampai 55%.

"Saya kira kita semua tahu dalam beberapa waktu belakangan bahwa bisnis iPod menurun," jelas Cook.

Berita terkait