Pemotongan gaji pimpinan Nintendo

Nintendo Wii U Hak atas foto Reuters
Image caption Perkiraan penjualan Nintendo Wii U hingga akhir Maret 2014 diturunkan secara drastis.

Para pimpinan puncak Nintendo menghadapi pemotongan gaji sementara setelah anjloknya keuntungan karena penjualan konsol Wii U yang mengecewakan.

Presiden Satoru Iwata mengatakan akan mengurangi gaji sampai 50% sementara pimpinan lain antara 20%-30%.

Pemotongan gaji itu akan berlangsung selama lima bulan namun tidak ada jaminan akan dipulihkan kembali pada Juni 2014.

"Saya akan mengambil keputusan setelah melihat situasi manajemen pada saat itu," tegas Iwata.

Pendapatan Nintendo turun menjadi 10,2 miliar yen atau sekitar Rp1 triliun dalam periode April Desember dari 14,5 miliar yen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Industri mainan komputer ini mengatakan akan mengumumkan strategi bisnis baru Kamis 30 Januari.

Sebanyak 2,4 juta Wii U terjual dalam periode sembilan bulan antara April hingga Desember, lebih kecil dari penjualan tahun sebelumnya yang mencapai tiga juta unit

Perkiraan penjualan tahunan Wii U hingga akhir Maret 2014 sudah dikurangi dari sasaran awal sembilan juta unit menjadi hanya 2,8 juta.

Produsen mainan terkenal Super Mario ini juga mengurangi sasaran penjualan 3DS menjadi 13,5 juta dari 18 juta unit.

Lonjakan telepon pintar dan komputer tablet serta semakin populernya PlayStation 4 maupun XBox One memukul penjualan Nintendo, yang dianggap tidak relevan lagi.

Berita terkait