Ekonomi Indonesia tumbuh 5,7% pada 2013

Ekonomi Indonesia Hak atas foto Reuters
Image caption Konsumsi rumah tangga masih jadi tulang punggung terkuat ekonomi Indonesia.

Badan Pusat Statistik mengumumkan Indonesia tumbuh 5,78 persen pada 2013, turun dari 6,23 persen pada tahun sebelumnya.

Menurut BPS pertumbuhan terjadi pada semua sektor ekonomi yang tertinggi tercatat pada sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,19 persen.

Sektor yang menunjukkan kinerja pertumbuhan terendah adalah pertambangan dan penggalian sebesar 1,34 persen.

Seperti pada beberapa tahun terakhir kekuatan utama yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia didominasi oleh sektor konsumsi rumah tangga yang mencapai 5,28 persen, sementara sektor belanja pemerintah mencapai 4,87 persen.

Target tak tercapai

Penurunan pertumbuhan ini juga menunjukkan melesetnya target yang dipasang pemerintah dalam postur Anggaran pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 yang mencapai 6,3%.

Namun penurunan sudah banyak diramalkan berbagai pihak termasuk Bank Sentral yang menurunkan angka ramalan pertumbuhan.

BI mulanya meramalkan pertumbuhan akan mencapai 6,2% namun mengoreksinya menjadi "antara 5,8-6,2%" pada Juli tahun lalu.

Sementara Bank Dunia setelah mengoreksi target pertumbuhan 2013 menurunkan ramalan menjadi 5,6%. Badan Moneter Internasional (IMF) malah memotong ramalan pertumbuhan menjadi tinggal 5,3%.

Berita terkait