'Beethoven Jepang' ternyata bisa mendengar

  • 12 Februari 2014
Mamoru Samuragochi Hak atas foto Reuters
Image caption Mamoru Samuragochi mengaku pendengarannya telah membaik.

Seorang komponis yang disebut-sebut sebagai Beethoven Jepang mengaku tidak tuli total di tengah skandal penggunaan orang lain untuk menggubah karya-karyanya.

Dalam pernyataannya kepada media Jepang, Mamoru Samuragochi, 50, mengatakan pendengarannya sedikit pulih tiga tahun lalu.

"Selama beberapa tahun terakhir saya bisa mendengar lebih baik dibanding sebelumnya... sejak sekitar tiga tahun lalu saya bisa mendengar kata-kata bila orang berbicara jelas dan pelan di dekat telinga saya.

"Benar saya memegang sertifikat sebagai bukti saya mengalami gangguan pendengaran dan bahwa saya memang tidak bisa mendengar sama sekali sampai tiga tahun lalu," jelas Samuragochi.

Nama Samuragochi melejit pada 1990-an. Karyanya yang paling dikenal adalah Hiroshima Symphony No 1, yang didedikasikan bagi warga yang tewas dalam serangan bom atom pada 1945.

Namun pekan lalu seorang guru musik Takashi Niigaki mengaku ia adalah sosok yang berada di balik sejumlah karya Samuragochi.

Niigaki mengatakan ia bekerja bersama Samuragochi selama hampir dua dekade terakhir dan menggubah sejumlah karya terkenal, termasuk Hiroshima Symphony No. 1.

Berita terkait