Guru menutup mulut murid dengan plester

Murid sekolah Hak atas foto
Image caption Sang guru memplester mulut muridnya karena dianggap terlalu ribut.

Seorang guru di Inggris diberhentikan sementara setelah dilaporkan menutup mulut beberapa muridnya dengan plester plastik.

Kepada BBC, sekelompok orang tua menjelaskan bahwa seorang guru di Sekolah Danesfield di Somerset, di sebelah barat daya Inggris, mengatakan para murid itu terlalu ribut.

Kepolisian setempat sudah mengukuhkan bahwa mereka sudah berbicara dengan satu keluarga yang mulut anaknya diplester namun tidak akan megambil tindakan lebih lanjut.

Pihak sekolah menyatakan penyelidikan yang seksama sudah berlangsung dan 'seorang staf sudah diberhentikan untuk sementara waktu sambil menunggu penyelidikan'.

Mereka juga menegaskan semua dugaan yang berkaitan dengan kesejahteraan murid akan ditangani dengan amat serius.

"Ucapan terima kasih kepada sejumlah orang tua yang mengangkat masalah ini menjadi perhatian kamu dan memberi dukungan bagi kami dalam situasi seperti ini," tutur kepala sekolah, Ian Bradbury.

Salah seorang orang tua, Rob Lovell, mengatakan putrinya yang berusia 10 tahun 'terkejut' dengan tindakan guru tersebut dan plester itu menyebabkan rasa sakit.

"Ketika dia melapasnya di akhir pelajaran, kulit di bibirnya terkelupas dan bibirnya berdarah," jelas Lovell.

Menurut putrinya, plester dilekatkan di hampir semua murid di jelasnya kecuali 'mungkin dua orang' yang menderita alergi.

Berita terkait