Pendidikan agama tumbuhkan toleransi antar komunitas

religious book Hak atas foto Getty
Image caption Banyak kesalahpahaman dapat dihindari dengan pendidikan agama

Kurangnya guru agama berkualitas dapat mengancam hubungan antar komunitas, kata sejumlah anggota parlemen Inggris.

Kelompok lintas partai yang disebut All Party Parliamentary Group (APPG) itu mengatakan pendidikan agama dapat berperan penting dapat mengurangi ekstremisme.

Grup tersebut juga mengatakan konflik potensial lintas agama dapat dihidnari jika anak-anak muda mendapat pelajaran mengenai agama-agama yang berbeda.

Namun mereka juga memperingatkan bahwa kebijakan pemerintah justru "menurunkan status" pendidikan agama.

APPG mengatakan pendidikan agama memberikan anak-anak kesempatan untuk mempertimbangkan isu-isu agama dan etis dari sudut pandang alternatif.

'Sangat penting'

Mereka menyimpulkan bahwa pendidikan agama dapat membantu siswa menjadi "warga negara yang terinformasi dan aktif" dengan cara membahas isu-isu serta mempelajari mengapa salah pengertian kerap terjadi di kalangan sejumlah kelompok.

Ketua kelompok itu, Stephen Lloyd, mengatakan pelajaran agama "sangat penting saat ini."

Ia mengatakan agama kerap "digambarkan tanpa akurat" di masyarakat dan mengajarkan pendidikan agama dapat menghancurkan prasangka yang kerap menjadi konsekuensi.

"Sekolah dan universitas adalah tempat aman dan terpercaya untuk mengeksplorasi agama, konflik dan pandangan dunia dalam cara yang konstruktif serta positif."

Berita terkait