Berkas Mata Hari tersedia online

  • 10 April 2014
mata hari Image copyright pa
Image caption Mata-mata asal Belanda Mata Hari dihukum mati karena bekerja untuk Jerman.

Laporan interogasi dan foto yang menjadi bagian dari dokumen lembaga intelijen Inggris MI5 tentang mata-mata Perang Dunia Pertama untuk pertama kalinya dapat diakses di internet.

Di antaranya adalah tentang mata-mata Belanda Mata Hari yang dihukum mati karena bekerja untuk Jerman.

Lebih 150 dokumen dibuka untuk umum dalam bentuk digital.

Ini adalah bagian dari kegiatan Arsip Nasional Inggris untuk memperingati Perang Dunia Pertama.

Di antara dokumen tersebut adalah laporan pengamatan terhadap organisasi seperti Partai Bolshevik, Partai Komunis Inggris, dan Pramuka.

Tokoh politik, mulai dari tokoh fasis, komunis dan pemimpin Rusia seperti Leon Trotsky dan Vladimir Lenin juga diikuti kegiatannya.

Ada juga rincian tentang penyair dan penulis Amerika Ezra Pound dan perawat Inggris Edith Cavell yang membantu tentara pada wilayah Belgia yang diduduki Jerman.

Arsip Nasional di Kew, London barat daya sedang mengadakan program "Perang Dunia Pertama 100" untuk memperingati perang tersebut.

Dr Stephen Twigge dari Arsip Nasional mengatakan, "Dokumen koleksi Arsip Nasional mengungkapkan pentingnya badan intelijen dalam menjaga negara saat Perang Dunia Pertama."

Berita terkait