Boneka untuk pantau perkembangan anak

Anak dan boneka beruang, SPL Hak atas foto Science Photo Library
Image caption Boneka seperti beruang menjadi tamu akhir pekan dari sejumlah sekolah di rumah keluarga siswa.

Boneka beruang yang menjadi metode pembelajaran di sejumlah SD Inggris mendorong kompetisi antar orangtua.

Berbagai jenis boneka dipakai banyak sekolah untuk mendorong orangtua untuk turut aktif bersama anak sekaligus menjadikannya sebagai sarana berlatih menulis dan bercerita.

Tetapi komunitas digital untuk pendidikan di Inggris, TES, menyatakan rekaman aktivitas dalam buku khusus ini mengarah ke kompetisi kurang sehat antar orangtua.

Beberapa sekolah menyebutkan politik antar orangtua mengakibatkan mereka menghentikan aktivitas dengan memakai boneka.

Ribuan murid SD menunggu giliran dengan tidak sabar untuk membawa pulang boneka keledai bernama Sarah atau boneka monyet, Murphy.

Boneka itu disertai buku latihan untuk menulis dan menempel foto atau gambar yang menunjukkan aktivitas keluarga bersama boneka yang menjadi tamu saat akhir pekan.

Tetapi sebagian orangtua membuatnya sebagai ajang unjuk gigi, dengan aktivitas seperti menghadiri latihan orkestra, mengemudikan kapal, dan menikmati sejumlah acara kelas atas.

Sebagian orangtua lain menunjukkan ketidaksukaan mereka atas perubahan yang terjadi.

"Beruang kelas adalah metode yang bagus untuk mengajar tetapi diperlukan perubahan untuk menghapuskan kompetisi yang berkembang," ujar editor TES, Ann Morz.

Berita terkait