Edinburgh berhasil inseminasi panda

tian tian Hak atas foto afp
Image caption "Kemungkinan besar" kehamilan Tian Tian baru diketahui saat binatang ini melahirkan.

Staf Kebun Binatang Edinburgh berhasil melakukan inseminasi buatan terhadap seekor panda besar bernama Tian Tian.

Proses ini dilakukan hari Minggu (13/04) setelah sejumlah usaha mempertemukan Tian dengan pasangan jantannya, Yang Guang, mengalami kegagalan.

Masyarakat Zoologi Skotlandia (RZSS) menyatakan tingkat hormonnya mulai menurun sebelum hubungan seksual alamiah terjadi.

Hanya sperma dari Yang Guang yang digunakan. Tahun lalu Tian Tian mengalami pembuahan tiga kali dengan menggunakan sampel dari Yang Guang dan panda jantan lain Bao Bao.

Sperma Bao Bao dibekukan sebelum binatang itu mati di Kebun Binatang Berlin tahun 2012 di umur 34 tahun.

Iain Valentine, Direktor Panda Besar RZSS mengatakan, "Meskipun seringkali terjadi berbagai peristiwa dari tahun ke tahun dari satu panda ke panda lainnya, musim semi ini Tian Tian memasuki masa birahi 13 hari setelah saat hormonal yang penting, sementara tahun lalu Tian memerlukan waktu selama 14 hari."

"Kehamilan palsu"

"Dari permulaan, ketika panda memperlihatkan tingkah laku siap berkembang biak pada permulaan musim semi ini, keduanya menunjukkan tanda-tanda sangat positif," jelas Valentine.

Tingkat hormon Tian Tian mulai menurun sebelum hubungan seksual alamiah terjadi.

"Kami berharap perkawinan alamiah akan terjadi tahun ini, tetapi akhirnya hormon Tian Tian menurun terlalu cepat yang berarti masa pembuahan dapat menjadi lebih pendek."

Karena panda besar mengalami kehamilan palsu dan penundaan pembuahan "kemungkinan besar" kehamilan Tian Tian baru diketahui saat binatang ini benar-benar melahirkan.

"Yang bisa terjadi pada bulan Agustus sampai September, tetapi dapat terus terjadi sampai jauh sesudahnya, seperti yang kita saksikan tahun lalu," kata Valentine.

Berita terkait