Apakah musik bisa membuat telinga berdarah?

  • 17 April 2014
Saluran telinga, Science Photo Library Image copyright Science Photo Library
Image caption Apakah konser musik yang terlalu berisik berbahaya bagi telinga Anda?

Konser musik reggae kelompok musik veteran UB40 di Cambridge, Inggris menjadi sari berita setelah para penggemar mereka memutuskan untuk meninggalkan konser, karena volume musik yang dianggap terlalu kencang.

Jadi apakah konser musik yang terlalu berisik berbahaya? Dan apakah musik bisa membuat telinga Anda berdarah?

Seorang penggemar UB40, Anna Webster mengatakan konser yang tiketnya terjual habis itu "terlalu kencang" dan "suaranya menggetarkan seluruh tubuh Anda".

Ia memutuskan untuk meninggalkan konser setelah lagu pertama, tetapi saat tidur malam itu ia tiba-tiba terbangun dengan darah keluar dari telinganya.

Dokter spesialis THT dari Rumah Sakit Addenbrooke Cambridge, Dr Yujay Ramakrishnan mengatakan bahwa berdarahnya telinga Anna Webster bisa disebabkan oleh keriuhan konser, tetapi ini jarang terjadi.

Dalam kasus Webster, gendang telinganya sudah berlubang sejak kecil dan bisa menjadi faktor penyebab pendarahan. Tetapi masih terdapat risiko kesehatan yang berkaitan dengan konser yang berisik.

Posisi menonton konser

Dr Ramakrishnan mengatakan bahwa posisi saat menonton konser menjadi kunci.

"Jika Anda terlalu dekat dari sumber suara -misalnya pengeras suara- Anda memposisikan diri terlalu dekat dengan gelombang tekanan," ujar Dr Ramakrishnan.

Ia menjelaskan bahwa tekanan itulah yang dapat membuat pembuluh kapiler pada gendang telinga pecah.

Tetapi tidak hanya volume suara yang menjadi masalah, usia juga memegang peran penting dalam menentukan seberapa sensitif Anda terhadap suara.

Berita terkait