India kritik larangan mangga oleh Uni Eropa

mangga India Hak atas foto AFP
Image caption Mangga dan empat jenis sayur di India akan dilarang Uni Eropa karena ditemukan hama.

Federasi eksportir India mengkritik langkah Eropa melarang impor mangga sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

Uni Eropa yang beranggotakan 28 negara menerapkan larangan impor yang akan dimulai pada tanggal 1 Mei 2014 untuk mangga Alphonso, yang juga disebut "raja buah" serta empat jenis sauran setelah ditemukannya hama dalam pengapalan.

Hama yang ditemukan itu disebut "lalat buah non-Eropa" dalam sejumlah kotak.

Hama yang ditemukan pada mangga dan sayur itu dikhawatirkan dapat mengancam panen selada Eropa.

Sementara itu Inggris mengatakan akan bekerja sama dengan India dan juga Komisi Eropa untuk mengakhiri rencana larangan impor mangga itu.

Telah ditangani

Inggris sendiri mengimpor mangga dari India sebanyak 16 juta buah yang bernilai £6 juta.

Komisi Kesehatan Uni Eropa mengumumkan rencana bulan lalu untuk menerapkan larangan setelah 207 kotak buah dan sayur ditemukan mengandung lalat buah.

Raif Ahmed, pejabat federasi eksportir -badan yang berafiliasi dengan pemerintah- mengatakan isu hama itu telah ditangani.

"Semua pengapalan akan melalui sertifikasi dan pemeriksaan dan ini dilakukan untuk menangani kekhawatiran itu," kata Ahmed kepada kantor berita AFP.

"Kami meminta Uni Eropa untuk meninjau masalah itu, kami telah menangani masalah itu. Mereka harus mencabut larangan tersebut," tambah Ahmed.

Larangan itu dijadwalkan berlaku dari tanggal 1 Mei 2014 sampai Desember 2015.

Berita terkait