Frankenstein Baghdad menjadi karya fiksi terbaik Arab

  • 30 April 2014
ahmed saadawi
Ahmed Saadawi, nomor dua dari kiri, menerima penghargaan bergensi di Abu Dhabi.

Karya fiksi tentang Frankenstein modern di Baghdad memenangkan hadiah terbaik sastra dunia Arab.

Cerita fantasi karya Ahmed Saadawi ini adalah pemenang ke tujuh Hadiah Internasional untuk Fiksi Arab (IPAF).

Para juri mengatakan novel tersebut "diceritakan dengan canggih" dan merupakan "sumbangan penting bagi fiksi kontemporer Arab".

Pemenang penghargaan menerima US$50.000 atau Rp578 juta dan jaminan karyanya akan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yang berarti peningkatan pembaca dalam jumlah besar.

Novel ini bercerita tentang Hadi al-Attag, seorang pria yang menjahit bagian tubuh korban tewas ledakan di ibukota Irak.

Monster kemudian kembali hidup dan melakukan aksi balas dendam terhadap pihak yang bertanggung jawab atas berbagai kematian.

Yasir Suleiman, pimpinan IPAF, mengatakan karakter cerita Saadawi "membumi dan nyata tetapi juga melampaui realita".

"Novel ini membangkitkan pertanyaan tentang beban berat yang tidak bisa dihindarkan seseorang atau masyarakat," kata Suleiman.

Karya sastra asli Frankenstein ditulis novelis Inggris Mary Shelley di tahun 1818.

Berita terkait