Krisis ekonomi membuat kebudayaan Spanyol terkikis

marta Hak atas foto bbc
Image caption Marta de Marte membantu wanita Seville memodifikasi gaun lama flamenco.

Para wanita penduduk Seville tidak bisa menghadiri perayaan tradisional Feria karena banyaknya penduduk yang menganggur.

Di daerah di mana tingkat pengangguran wanita mencapai 38% tahun lalu, sebagian penduduk tidak akan bisa ikut serta merayakan Feria pesta besar Spanyol yang berlangsung selama seminggu.

Sebagian memang masih dapat mengumpulkan uang jutaan rupiah untuk mengirim anak perempuan mereka dengan bantuan pinjaman bank khusus Feria.

Warga lain kemungkinan akan kembali berpura-pura mereka sudah bosan menghadiri Feria, sehingga mereka lebih memilih untuk tidak hadir.

Apa pun alasannya, warisan budaya Spanyol ini terkikis krisis ekonomi yang telah berlangsung selama enam tahun, lapor wartawan BBC Patrick Jackson.

Meskipun demikian seniman Marta de Marte yang kehilangan pekerjaan membuat perhiasaan di Madrid, sekarang mendapatkan sedikit pemasukan karena Feria.

Marta memodifikasi pakaian lama wanita Seville yang tidak mampu membeli baju baru tetapi tetap ingin tampil di Feria.

"Feria seperti jendela untuk melihat Seville, karena itulah orang merasakan perlunya menampilkan diri," katanya sambil memperlihatkan pakaian yang sudah berumur 30 tahun.

Berita terkait