Iran laporkan kasus Mers pertama

  • 28 Mei 2014
mers
Image caption Belum ada obat atau perawatan khusus untuk Mers

Pejabat di Iran mengatakan mereka telah memastikan dua kasus pertama sindrom pernafasan Timur Tengah atau Mers di negara itu.

Dua orang perempuan bersaudara dari provinsi Kerman dinyatakan positif terinfeksi virus yang membunuh sepertiga dari total orang yang tertular.

Satu diantaranya dalam kondisi kritis dan yang lainnya masih dalam perawatan, kata pusat kementerian kesehatan untuk pengendalian dan pencegahan penyakit.

Mers telah menyebar di berbagai wilayah Arab Saudi, negara tetangga Iran.

Meningkatnya tingkat infeksi di Arab Saudi sangat mengkhawatirkan karena besarnya jumlah orang yang bepergian ke negara itu untuk menunaikan ibadah haji yang diperkirakan akan dimulai akhir bulan Juni, bertepatan dengan awal bulan Ramadan.

Hingga saat ini belum ada vaksin atau perawatan spesifik untuk Mers yang telah menewaskan lebih dari 175 orang korban jiwa di Arab Saudi.

Berita terkait