Olahraga membangun keyakinan diri

shrewsbury high school Hak atas foto shrewsbury high school
Image caption Satu dari lima anak perempuan tidak melakukan kegiatan olahraga sama sekali.

Anak perempuan seharusnya ikut serta dalam olahraga kompetitif untuk membangun keyakinan dan ketahanan diri.

Para pemimpin sejumlah sekolah wanita Inggris akan membicarakannya minggu ini, seperti dilaporkan wartawan BBC Judith Burns.

Helen Fraser, pimpinan Badan Sekolah Anak Perempuan (GDST), rencananya akan memberi penjelasan pada konferensi GDST bahwa bahwa olahraga dapat membantu anak perempuan mengatasi kegagalan.

Dia menyarankan agar semua anak perempuan -jadi bukan saja yang menyukai olahraga- harus melakukan kegiatan fisik.

Pada saat bersamaan Fraser mengkhawatirkan hasil penelitian yang menyebutkan anak perempuan tidak seaktif anak laki-laki.

"Anak perempuan yang hanya memusatkan perhatian pada keberhasilan akademis akan terus berhasil dan kemungkinan tidak pernah belajar bahwa seseorang dapat mengalami kegagalan besar untuk kembali berkegiatan dan mengatasi masalah," kata Fraser kepada BBC.

"Pengalaman kalah 3-0 dalam pertandingan hockey dan terus bertanding akan membangun ketahanan diri".

GDST menggunakan penelitian Yayasan Olahraga dan Kebugaran Wanita yang mengisyaratkan hanya seperempat anak perempuan Inggris memenuhi nasehat tingkat kegiatan fisik setiap minggu.

Jumlah yang ikut serta secara teratur dalam kegiatan olahraga anjlok setelah umur 10 tahun.

Satu dari lima anak perempuan tidak melakukan kegiatan olahraga sama sekali, atau setara dengan dengan dua kali dari kalangan anak laki-laki, lapor penelitian tersebut.

Berita terkait