Sirip hiu dilarang di kasino Singapura

  • 13 Juni 2014
sirip hiu
Perdagangan sirip hiu akan pindah ke Indonesia, yang mengekspor 640.000 ton/tahun.

Kasino Marina Bay Sands Singapura melarang sirip hiu, sebagai aksi boikot terbaru dari serangkaian tindakan serupa di Asia.

Mereka mengatakan makanan dari sirip hiu tidak akan ditawarkan pada acara resmi atau pun di rumah makan di lingkungannya.

Singapura adalah tempat perdagangan sirip hiu terbesar kedua dunia setelah Hong Kong.

Pegiat lingkungan menyambut baik larangan kasino ini tetapi memperingatkan perdagangan sirip hiu sekarang pindah ke Indonesia, yang mengekspor sekitar 640.000 ton setiap tahun.

Pemerintah Jakarta sebenarnya sudah memperketat peraturan penangkapan hiu dan manta ray yang dianggap terancam keberadaannya.

Rangkaian larangan

Bulan September, Hong Kong berhenti menghidangkan sirip hiu pada acara resmi dan akan mendorong lembaga pemerintah untuk melakukan hal yang sama.

Cina juga melakukan hal yang sama, melarang sirip hiu pada acara resmi sebagai bagian dari usaha menghentikan pengeluaran berlebihan pejabat pemerintah.

Meskipun tidak ada rasanya, sirip hiu dianggap unsur penting dalam sajian sup dan seringkali dipandang banyak orang Asia sebagai simbol status.

Makanan ini seringkali dihidangkan pada makan malam pernikahan Cina.

Larangan terbaru di Singapura ini dilakukan setelah boikot yang dilakukan sejumlah toko serba ada dan hotel besar.

Kampanye anti sirip hiu juga memicu sejumlah hotel bintang lima di Hong Kong mencabut sirip hiu dari menu mereka, disamping dari maskapai penerbangan Cathay Pacific.

Berita terkait