Aksi amal dengan tinggal dalam gua

Image caption Para anak-anak akan menetap di gua yang pernah ditinggali manusia purba 3 ribu tahun yang lalu.

Sebanyak 15 anak menjadi orang pertama yang tidur dalam gua di dekat Swansea, Wales, sejak 3.000 tahun terakhir.

Anak-anak ini merupakan sebagian dari ribuan orang yang berencana bermalam di alam bebas sekaligus menjalankan aksi amal untuk RSPB, badan amal yang bergerak di bidang konservasi.

Kelompok anak-anak ini akan bermalam di gua dengan kedalaman 180 meter di bawah tanah.

Ben Rees, 16 tahun, mengatakan walaupun akan terasa dingin dan lembab, pengalaman ini mengasyikkan.

Rees yang aktif terlibat di grup pencinta alam lokal mengatakan RSPB mencari grup orang-orang yang 'cukup gila' untuk bermalam di gua.

“Mereka lalu teringat akan kami, dan tentu saja kami mengiyakan tawaran tersebut,” ujarnya.

Gua Dan Yr Ogof yang yang dijadikan tempat bermalam merupakan bagian dari pusat pameran gua Wales yang terletak dekat Swansea.

Pihak penyelenggara mengatakan bahwa acara tidur di gua ini selain untuk menggalang dana, juga untuk mendidik anak-anak lebih berhubungan dengan alam dan sekaligus perduli dengan alam.

Para peserta akan memasak di perapian terbuka, menelusuri kehidupan liar lalu bangun pukul setengah lima pagi.

Mereka juga akan menetap di danau bawah tanah yang dijadikan tempat tinggal manusia 3.000 tahun yang lalu.

Berita terkait