Korupsi, anak mantan presiden Filipina menyerahkan diri

  • 23 Juni 2014
Jose diduga menyalah gunakan uang untuk program anti kemiskinan.

Senator dan putra mantan presiden Filipina menyerahkan diri setelah pengadilan memerintahkan penangkapan dirinya atas dugaan korupsi.

Jose Estrada datang ke kantor polisi didampingi ayahnya Joseph Estrada yang kini menjabat sebagai walikota Manila.

Jose yang berprofesi sebagai senator didakwa telah menyimpan uang lebih dari US$4 juta atau sekitar Rp47 miliar yang seharusnya dialokasikan untuk program pemberantasan kemiskinan.

Estrada menyerahkan diri kepada polisi setelah komisi antikorupsi Filipina Sandigabayan mengeluarkan surat penangkapan.

Jinggoy, nama panggilan Jose, diduga telah menyalah gunakan uang untuk program antikemiskinan dari pemerintah.

Estrada singgah ke rumah ayahnya sebelum akhirnya pergi ke kantor polisi.

Awalnya Jose Estrada menyangkal semua tuduhan yang dilayangkan dan pengacaranya Alexis Abastillas mengatakan akan minta keringanan kepada pengadilan.

Pada 2001 Estrada dituntut bersama dengan ayahnya, namun lolos dari hukuman.

Ayahnya, Joseph Estrada, merupakan bintang film terkenal yang dituntut atas dugaan korupsi namun lolos dan memenangi pemilihan walikota Manila pada 2013.

Joseph menjabat presiden di Filipina dari 1998 hingga 2001.

Berita terkait