Harga minyak dunia capai titik terendah

  • 10 Juli 2014
Jaringan pipa minyak Image copyright Getty Images
Image caption Semula diperkirakan pengiriman minyak dari Irak akan terganggu karena pemberontakan.

Harga minyak mentah turun ke titik terendah dalam waktu satu bulan setelah kekhawatiran tentang kemungkinan gangguan ekspor dari Irak mereda.

Pemberontakan oleh kelompok berhaluan Islam ISIS di Irak sempat menimbulkan dampak besar terhadap harga minyak mentah, tetapi sekarang diketahui dampak tersebut tidak berlangsung lama, seperti dilaporkan oleh wartawan BBC masalah ekonomi Andrew Walker.

"Minyak mentah Brent, salah satu patokan utama harga minyak dunia, turun lebih dari 6% dari harga tertinggi yang tercatat bulan Juni," jelas Walker.

Dalam perdagangan di London, Rabu (09/07), minyak Brent untuk pengiriman Agustus dijual dengan harga US$108 per barel.

Penurunan harga juga dipengaruhi oleh perkembangan di ladang minyak Libia. Di ladang besar itu sekarang sudah beroperasi lagi setelah sebelumnya produksi terganggu karena berbagai demonstrasi.

Hasil dari ladang minyak itu sekarang langsung dikirim ke pasar internasional. Dua pelabuhan juga dilaporkan hampir siap beroperasi untuk pengiriman minyak.

ISIS akhir Juni mengumumkan bahwa kelompok militan itu menyatakan wilayah-wilayah yang mereka kuasai di Irak dan Suriah ke dalam satu kekhalifahan.

Berita terkait