Cina pecat pejabat yang selingkuh

cina Hak atas foto afp
Image caption Partai Komunis Cina adalah partai politik terbesar di dunia dengan jutaan anggota.

Pejabat Partai Komunis Cina yang terbukti selingkuh kemungkinan besar akan diberhentikan atas alasan moral.

Selama ini muncul cukup banyak berita tentang usaha keras mengatasi korupsi di Cina atas perintah Presiden Xi Jinping.

Tetapi tidak begitu banyak kabar tentang operasi terbaru Partai Komunis terhadap "korupsi moral".

Perzinahan memang tidak diterima di Cina tetapi jika warga umum melakukannya bukanlah suatu pelanggaran hukum.

Tetapi menurut sebuah laporan pada surat kabar berbahasa Inggris China Daily "perzinahan" sekarang dilarang dilakukan anggota partai.

Koran tersebut melaporkan para anggota telah diperingatkan pada bulan Juni oleh lembaga pengawas Partai Komunis bahwa mereka harus mematuhi "standar moral yang lebih tinggi" dibandingkan masyarakat umum.

Enam pejabat telah dinyatakan bersalah melakukan "perselingkuhan", tetapi tidak disebutkan hukuman yang diberikan.

Masyarakat memandang simpanan sebagai simbol korupsi, lapor wartawan BBC Martin Patience.

Pada umumnya orang memandang pejabat yang dapat membelikan simpanannya kendaraan atau rumah, kemungkinan besar menggelapkan dana negara.

Laporan pemerintah tahun 2007 menyebutkan sekitar 90% pejabat tinggi yang diturunkan karena korupsi memelihara satu simpanan, di beberapa kasus mereka memiliki lebih dari satu simpanan.

Berita terkait