Laba produsen ponsel Huawei meningkat

  • 21 Juli 2014
huawei Image copyright Reuters
Image caption Huawei merupakan produsen ponsel pintar terbesar di dunia

Produsen perangkat telekomunikasi asal Cina, Huawei, melaporkan lonjakan penjualan sebesar 19% ke angka 135,8 miliar yuan (Rp253 triliun) dalam enam bulan pertama tahun ini.

Perusahaan itu mengatakan mereka berharap bisa mencetak margin keuntungan operasional sebesar 18.3% pada periode tersebut.

Huawei secara tradisional berkonsentrasi membuat perangkat jaringan telekomunikasi tapi diuntungkan dengan diversifikasi ke sektor dengan pertumbuhan pesat seperti perakitan ponsel pintar.

Huawei kini merupakan produsen ponsel pintar terbesar di dunia.

Cathy Meng, kepala finansial perusahaan itu mengatakan mereka "berhasil mencapai pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan berkat meningkatnya popularitas Huawei dan penjualan ponsel pintar di seluruh dunia."

Menurut data perusahaan riset IDC, Huawei, mengirim 13,7 unit ponsel pintar dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Dugaan mata-mata

Kesuksesan Huawei bukan tanpa kontroversi.

Pada 2012, sejumlah politisi Amerika Serikat mengklaim bahwa Huawei memata-matai AS, pasalnya Huawei dicurigai memiliki kaitan dengan pemerintah dan militer Cina.

Pendiri Huawei, Ren Zhengfei, adalah bekas anggota militer Cina yang disebut Tentara Pembebasan Rakyat.

Namun perusahaan itu telah membantah tuduhan tersebut.

Awal 2014, sebuah laporan di harian New York Times mengatakan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) menyusupi pusat data Huawei.

Sebagai balasannya, Cina menuntut penjelasan dari pemerintah AS.

Berita terkait