Tarantino upayakan penyelamatan seluloid

  • 31 Juli 2014
Quentin Tarantino Hak atas foto Reuters
Image caption Quentin Tarantino, sutradara eksentrik yang fanatik dengan seluloid.

Quentin Tarantino dan sejumlah sutradara Hollywood terkemuka lainnya mengerahkan upaya menyelamatkan Kodak, pabrik terakhir yang memproduksi film fisik seluloid.

Revolusi digital telah membuat produksi seluloid anjlok 96% dan terhitung sejak 2006 tinggal 4% saja.

Tarantino dan para sutradara seperti JJ Abrams, Christopher Nolan dan Judd Apatow membujuk para eksekutif studio untuk memproduksi film dengan seluloid dalam jangka panjang.

Sejumlah studio menyatakan kesepakatan awal, dan sedang "merundingkan kesepakatan formal," dengan Kodak, demikian dilaporkan Wall Street Journal.

Indah tak tertandingkan

Kendati sebagian besar produksi Hollywood beralih ke digital, masih ada yang kukuh setia ke film berbahan fisik.

Sutradara Abrams yang sedang menyiapkan Star Wars Episode VII dengan seluloid mengatakan pada WSJ bahwa format seluloid telah "menjadi standar kualitas."

"Ada sesuatu dari seluloid yang tak tertandingi indahnya, wajar, alamiah, dan nyata," katanya.

Kodak adalah satu-satunya perusahaan yang tersisa, yang masih memproduksi film seluloid untuk film bioskop.

Juru bicara Kodak Louise Kehoe mengatakan kepada The Hollywood Reporter, perusahaannya "sangat berharap bahwa kesepakatan bisa ditandatangani".

Berita terkait