Adidas kurangi bisnis di Rusia

adidas Hak atas foto getty
Image caption Ketidakpastian Rusia dan biaya pemasaran yang lebih tinggi saat PD menjadi akar masalah.

Saham pembuat peralatan olahraga, Adidas, anjlok setelah perusahaan tersebut mengeluarkan peringatan penurunan keuntungan dan akan mengurangi jumlah toko di Rusia dibandingkan rencana sebelumnya.

Perusahaan Jerman tersebut mengalami penurunan saham sebesar 16% pada hari Kamis (31 Juli) meskipun baru-baru ini tim yang disponsorinya, timnas Jerman, memenangkan Piala Dunia.

Adidas memandang ketidakpastian di Rusia dan biaya pemasaran yang lebih tinggi selama Piala Dunia menjadi akar persoalan.

Penghasilan bersih diperkirakan akan lebih rendah sepertiganya dibandingkan perkiraan.

Perusahaan mengatakan penghasilan bersih 2014 diperkirakan sebesar 650 juta euro atau Rp100 miliar dibandingkan angka sebelumnya 830-930 juta euro.

Adidas menjalankan 1.000 toko di Rusia, tetapi karena penurunan nilai rubel dan ketidakpastian pasar konsumen di sana sejak krisis Ukraina, perusahaan tersebut sekarang akan menutup dan mengurangi pembukaan toko baru.

"Semua hal yang kami umumkan hari ini memiliki satu tujuan, memperkuat merek, meningkatkan keinginan membeli dan mempersiapkan perusahaan bagi keberhasilan jangka panjang," tulis pernyataan pimpinan Adidas Herbert Hainer.

Berita terkait