Karyawan di Jepang boleh tidur siang di kantor

  • 19 Agustus 2014
Karyawan Jepang
Karyawan Jepang rata-rata tidur enam jam 22 menit, termasuk yang paling sedikit.

Di Jepang, semakin banyak perusahaan yang mendorong karyawan untuk tidur di kantor, setelah survei menunjukkan orang-orang Jepang tidur rata-rata enam jam 22 menit.

National Sleep Foundation yang berkantor di Amerika Serikat mengatakan waktu tidur orang Jepang pada malam selain akhir pekan, termasuk yang paling sedikit di dunia.

Kini banyak manajer kantor di Jepang yang membolehkan karyawan tidur siang hingga 30 menit, karena meyakini tidur ini akan meningkatkan produktivitas.

"Jika saya menggunakan kalkulator dalam keadaan mengantuk, saya harus mengeceknya berulang kali. Jadi saya perlu waktu lebih lama untuk mengerjakan tugas," kata Ikuko Yamada, seorang karyawan bagian keuangan kepada koran Jepang, The Yomiuri Shimbun.

"Saya kira kinerja saya meningkat sejak saya memutuskan untuk tidur sebentar (di kantor)," katanya.

Skema tidur di kantor pada jam kerja juga makin populer menyusul keputusan pemerintah mengeluarkan panduan tentang pentingnya tidur.

Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan rekomendasi kepada semua orang yang tergolong usia kerja untuk tidur hingga setengah jam di siang atau sore hari.

Berita terkait