Dubes Guinea Khatulistiwa aniaya perempuan

  • 28 Agustus 2014
ilustrasi Hak atas foto PA
Image caption FOTO ILUSTRASI

Duta Besar Guinea Khatulistiwa untuk Amerika Serikat diduga memukuli seorang perempuan dengan kaki kursi. Tapi ia tidak akan ditahan karena memiliki kekebalan diplomatik.

Polisi di Arlington, dekat Washington DC, dipanggil ke kediaman Duta Besar Ruben Maye Nsue Mangue, pada Senin (25/08) waktu setempat.

Juru bicara kepolisian Dustin Sternbeck mengatakan mereka menemukan seorang remaja yang menderita luka berat pada bagian kepala dan cedera pada anggota tubuh lainnya.

"Kami menetapkan duta besar sebagai tersangka utama," katanya.

Sternbeck mengatakan gadis remaja itu menderita "luka gores yang signifikan" di bagian kepala serta sejumlah memar dan bengkak di bagian matanya. Dia telah dibawa ke Virginia Hospital Center.

Dia mengatakan gadis itu dipukuli dengan kaki kursi kayu.

Sternbeck menambahkan bahwa polisi, yang tidak memiliki kekuasaan hukum dalam kasus yang melibatkan para diplomat, tidak melakukan penangkapan dan memberitahu Departemen Luar Negeri AS.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri mengatakan telah melakukan kontak dengan pemerintah setempat tapi tidak bisa membahas insiden itu lebih lanjut.

Gadis itu dikabarkan sebagai putri Duta Besar. Namun, kabar itu belum bisa diverifikasi.

Pada Rabu (27/08), seorang wanita yang berada di kediaman duta besar mengatakan kepada kantor berita Associated Press melalui telepon bahwa perempuan yang dipukuli baik-baik saja dan bersemangat.

Kedutaan Guinea Khatulistiwa, negara Afrika Tengah dengan penduduk sekitar 740.000 orang, belum mengomentari insiden tersebut.

Sternbeck mengatakan polisi Arlington telah dipanggil ke kediaman yang sama atas insiden yang terjadi pada bulan Desember 2013, tapi tidak ada yang ditahan karena penghuni memiliki kekebalan diplomatik.

Berita terkait