Google uji pesawat tanpa awak untuk kirim barang

  • 29 Agustus 2014
drone
Pesawat tanpa awak yang dikembangkan Google ini berbobot 8,5 kg.

Google telah membangun dan menguji kendaraan udara yang dapat digunakan untuk mengirim barang.

Proyek ini dikembangkan di Google X, cabang perusahaan yang melakukan penelitian teknologi, yang juga merancang mobil yang dapat berjalan sendiri.

Proyek yang disebut Wing atau Sayap ini telah berjalan selama dua tahun namun sempat dirahasiakan.

Google mengatakan tujuan jangka panjang adalah untuk mengembangkan pesawat tanpa awak yang dapat digunakan dalam bantuan bencana dengan mengirimkan barang ke daerah terpencil.

Alat ini dapat digunakan jika terjadi gempa, banjir atau kondisi cuaca ekstrem untuk mengantar barang kecil seperti obat-obatan atau aki ke tempat yang tidak dapat ditempuh dengan kendaraan, kata Google.

"Bahkan hanya dengan beberapa kendaraan yang dapat dioperasikan secara terus menerus dapat memberikan bantuan kepada banyak orang dalam situasi darurat," kata Astro Teller, Kapten Moonshots, nama proyek Google X.

Proyek kendaraan yang dapat diterbangkan tanpa perlu awak ini pada mulanya dikembangkan untuk mengirim alat bantu bagi orang yang diduga mengalami serangan jantung.

Gagasan awalnya adalah alat tanpa awak ini dapat mengangkut peralatan secara lebih cepat dibandingkan ambulans.

Pesawat untuk Proyek Sayang ini dirancang dengan sayap berukuran 1,5 meter dan empat propeler elektronik.

Pesawat itu sendiri memiiliki bobot 8,5 kg dan dapat mengangkut sekitar 1,5 kg barang.

Berita terkait