Apakah betul singa di Taman Safari dibius untuk foto?

Hak atas foto Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group
Image caption Scorpion mengatakan mereka merekam video ini namun mengaku belum meminta klarifikasi pada Taman Safari.

#TrenSosial: Sebuah video singa yang tampak lemas dan mengantuk menjadi viral di media sosial karena diduga dibius untuk kepentingan foto-foto, tetapi pihak kebun binatang membantahnya.

Video itu diunggah ke Facebook pada Selasa (05/04) lalu oleh Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group, sebuah lembaga yang fokus pada isu perdagangan satwa.

Dalam keterangannya mereka mengatakan singa itu "dipaksa bangun untuk berfoto bersama pengunjung" dan "terlihat seperti dibius."

"Kami melihat ngantuknya tidak normal, terlihat dari matanya. Setelah dibangunkan, singa itu jatuh lagi. Kami curiga dia diberi kentamine semacam obat bius," kata Marison Guciano dari Scorpion kepada BBC Indonesia.

Marison mengaku pihaknya belum meminta klarifikasi apapun pada pihak Taman Safari setelah video itu diunggah.

Unggahan yang sudah dibagikan lebih dari 20.500 kali itu membuat banyak pengguna Facebook marah."Binatang tidak bisa diperlakukan seperti ini!" kata satu pengguna. "Ini semua tentang uang," kata yang lain.

Dipaksa bangun?

Sementara itu, Humas Taman Safari Indonesia menegaskan bahwa mereka tidak pernah melakukan pembiusan satwa untuk kepentingan foto.

"Tidak mungkin hal-hal itu dilakukan oleh Taman Safari Indonesia. Kami heran mengapa ada isu seperti ini," kata Asep Firmansyah.

Hak atas foto Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group
Image caption Video yang dibagikan di Facebook ini menuai reaksi sedih dan marah dari pengguna.

Dia mengatakan Baby Zoo, tempat di mana pengunjung bisa berfoto dengan satwa, selalu mengutamakan keselamatan satwa dan pengunjung. "Jika binatang lagi tidak bisa, kosong. Kita beritahu ke pengunjung, kita menjelaskan."

Asep juga menjawab tuduhan pelanggaran hak asasi hewan karena singa yang tampak mengantuk itu dipaksa bangun.

Dia mengatakan sudah berbicara dengan pengasuh singa tersebut yang lebih mengerti perilaku kesehariannya. "Pada saat itu, enggak (mengantuk). Dia baru saja bangun, sudah siap segar lagi. Seperti manusia, kalau baru bangun tidur memang begitu."

Berita terkait