Foto selfie perempuan Muslim dengan pegiat anti-Islam menjadi viral

zakia Hak atas foto JURGEN AUGUSTEYNS
Image caption Zakia mengatakan upayanya ini untuk saling berbagi kebahagiaan dan perdamaian.

Saat Zakia Belkhiri, seorang perempuan Muslim yang mengenakan jilbab melihat kelompok sayap kanan yang anti-Islam melakukan protes di luar tempat acara Islamic Lifestyle yang ia hadiri, ia menjawabnya dengan cara sendiri.

Perempuan berusia 22 tahun itu mengambil telepon selulernya dan mengambil sejumlah selfie dengan Vlaams Belang, kelompok nasionalis sayap kanan yang digambarkan oleh sebagian kalangan sebagai "anti-Muslim secara terbuka".

Foto Zakia dengan para pegiat banyak dibagikan di media sosial.

Salah satu foto menunjukkan selfie dengan latar demonstran yang sebagian terlihat cukup terkesan dengan upayanya itu, walaupun sejumlah demonstran membawa poster bertuliskan, "Tidak dengan kerudung, "Tidak dengan masjid," dan "Stop Islam."

Hak atas foto Zaskia Belkhiri
Image caption Sejumlah pengunjung terlihat senang dengan upaya Zakia ini.

Ia mengatakan foto itu diambil "untuk menunjukkan bahwa sesuatu bisa menjadi berbeda," dengan pendekatan berbeda dan bahwa "kita bisa hidup berdampingan."

Sejumlah laporan mengklaim kelompok lain juga ikut dalam unjuk rasa itu, Voorpost - kelompok nasionalis militan yang membagikan potongan daging babi kepada para pengunjung expo.

Islam zaman apartheid

Flip Dewinter, salah seorang anggota Vlaams, mengatakan, "Masalah Islam adalah urusan zaman apartheid, di mana mereka mengajarkan pemisahan dan bukannya integrasi."

Target protes adalah expo tahunan ketiga yang diadakan minggu lalu di Antwerpen.

Hak atas foto Zaskia Belkhiri
Image caption Pengikut kelompok sayap kanan di media sosial meningkat setelah bom di Brussels.

Walaupun sektiar 15% jumlah penduduk Belgia Muslim, pengeboman baru-baru ini di bandara Brussels, menyebabkan meningkatnya pengikut kelompok sayap kanan. Jumlah yang suka Facebook Vlaams Belang naik 10.000, atau tumbuh 25% setelah serangan Belgia.

BBC Trending berbicara dengan fotografer paruh waktu Jurgen Augusteyns yang mengambil foto Belkhiri sedang selfie dan ia mengatakan, "Acara itu agak membosankan namun ketika Zakia mulai mengambil selfie tiba-tiba lebih menarik."

Zakia sendiri mengatakan ia menghindar dari media karena "tidak ingin terlihat sebagai perempuan yang mencari sensasi."

Dia juga menambahkan bahwa selfie bukan bentuk protes, "tapi ini sesuatu untuk saling berbagi kebahagiaan dan perdamaian."

Berita terkait